Author name: admin77

Hosting Terbaik untuk Aplikasi Node.js & Next.js

Pertama kali deploy aplikasi Node.js? Rasanya campur aduk. Di localhost lancar jaya. Tinggal npm run dev, kelar. Tapi begitu push ke server hosting, eh, build-nya error mulu. Saya pernah ngalamin sendiri — dan ini bukan sekali dua kali. Aplikasi Next.js klien saya stuck di error ENOMEM gara-gara hosting-nya cuma kasih RAM 512 MB. Padahal saya […]

Hosting Terbaik untuk Aplikasi Laravel / PHP

Pernah nggak situs Laravel kamu tiba-tiba Error 500 tepat pas traffic naik? Atau composer install gagal melulu karena memory limit shared hosting cuma 256 MB? Saya pernah. Tiga kali, malah. Dan tiap kali itu saya kapok pakai hosting murahan yang ngaku “support Laravel” padahal cuma punya PHP 7.4 dengan SSH ditutup rapat. Real talk: aplikasi

Hosting Terbaik untuk Membership Site Indonesia

Membership site itu makhluk manja. Beneran. Kamu bisa numpangin artikel biasa di hosting Rp25 ribuan dan masih adem ayem. Tapi pas masuk urusan hosting terbaik membership site? Aturannya beda total. Member yang udah login nggak bisa di-cache mentah-mentah. Query database-nya numpuk kayak tumpukan piring kotor di wastafel. Plugin macam MemberPress atau LearnDash itu rakus RAM.

Hosting Terbaik untuk Website Multibahasa (WPML)

Ngurus website satu bahasa aja udah lumayan bikin pusing. Apalagi tiga bahasa sekaligus. Beneran. Dulu gue pernah dapet project travel agency. Mereka maunya website tampil dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, sama Jepang. Pakai WPML, ya. Dan jujur, mulai dari situ database-nya langsung membengkak. Plugin numpuk kayak baju kotor numpuk seminggu. Loading time yang awalnya enak

Review Rumahweb Indonesia

Intro: Rumahweb, Hosting Tertua Indonesia yang Masih Bertahan Pertanyaan iseng buat kamu. Hosting lokal mana yang udah eksis sejak Indonesia masih pakai dial-up? Yang generasi kita masih ingat suaranya — “krrrrk… pip pip pip…” tiap konek internet? Jawabannya cuma satu: Rumahweb. Mereka berdiri 2002. Jauh sebelum Niagahoster (2009), Domainesia (2009), apalagi Dewaweb (2014). Bisa dibilang